Waspada SMS Penipuan

Waspada SMS Penipuan, Pasti anda pernah mendapatkan SMS penipuan berkedok hadiah atau undian, waluapun sudah banyak sekali yang tau modus ini dan juga sudah ada beberapa komplotan para pelaku QRMA Bandung yang tertangkap namun tetap saja sampai sekarang ini pun masyarakat Indonesia masih saja ada yang terkena jebakan ataupun modus penipuan ini dan tentunya hal ini sangat berbahaya sekali dan sangat merugikan apalagi untuk para ibu ibu yang biasanya mereka menjadi korban karena biasanya ibu ibu akan lebih antusias ketika mendapatkan SMS undian hadia seperti itu, maka dari itu ada baiknya kita sama sama mengingatkan dan memantau kelaurga dan masyarakat di sekitar kita agar korban penipuan in tidak ada lagi.

Sebenarnya ada beberapa tips yang bisa kita lakukan agar kita tidak terkena modus penipuan melalu pesan singkat sms ini, langkah awal yang dapat dengan mudah di lakukan ialah kita cek dulu nomer yang digunakan, biasanya walauapun para penipu ini membawa bawa nama persusahaan operator tertentu tapi mereka akan tetap menggunakan nomer publik atau nomer yang biasa digunakan oleh anda atau konsemuen konsumen lainya. Padahal info info terkait akan operator anda pasti akan dikirim menggunakan nomer khusus bukan nomer public seperti para penipu itu. Yang kedua kita bisa lihat dari tata Bahasa yang digunakan karena tidak sedikit para penipu yang menggunkan susunan kata yang berantakan, lihat juga website yang biasa mereka sertakan di sms tersebut, jika situs tersebut mengguankan blog yang bisa kita dapatkan secara gratis maka bisa di pastikan bahwa sms itu adalah sms penopuan, yang terakhir tidak usah di gubris smsnya dan jika perlu laporkan, karena sekarang sudah banyak operator yang menampung laporan hal ini sehingga akan ditindak lanjuti lagi oleh para pihak operator untuk mengusut atau mungkin memblokir nomer tersebut agar tidak mengganggu memakan korban yang lain lagi.

Untuk pelaporanya sendiri kita bisa melaporkanya kepada operator atau jika anda disuruh mengirimkan jumalah uang tertentu anda bisa melaporakanya ke OJK atau otoritas jasa keuangan yang bisa di telpon di nomer 1-500-655.